Seorang teman suatu kala pernah berkata kepadaku, “Tan, orang lain 8 tahun udah bongkar pasang, lu masih single..”
Haha. Sebuah ungkapan klise. Ungkapan sekaligus pertanyaan atas keheranan mereka yang mengetahui tentang aku. Sungguh terlihat dari sorot bingung disertai alis yang sedikit terangkat pada wajah mereka.
Ya. Delapan tahun ini aku berstatus single. Jomblo. Tanpa pacar. Apa mau dikata? Sejak putus dengan pacar terakhir – saat itu aku masih SMP – aku belum menemukan lagi seseorang yang kepadanya aku bersedia menjawab “Ya”. Sampai saat ini tiba. Aku merasa, entahlah…mungkin sudah saatnya aku membuka diri, atau seperti yang temanku Cicil pernah katakan, sudah saatnya aku tidak lagi membatasi Tuhan dengan komitmenku pada diri sendiri dan membiarkan Dia berkarya bagiku…
Aku ingin ini yang terakhir. Aku sungguh berharap. Pernah kudengar ungkapan yang menyatakan We are the author of our own life. Ya, kita memang pengarangnya. Namun seorang pengarang belum tentu mampu membuat akhir cerita yang indah, bukan?
Jadi, biarlah Tuhan yang memimpin jalan kami. Seperti apapun akhir ceritanya, aku percaya pada-Nya penuh. God knows best. :))
Kamis, 5 Agustus 2010
my room
waduuhh , namaku dibawa2 . hahaa .
BalasHapusemm , aku lupa ntang aku pernah ngomong gitu , hahah .
emm , apa yang ada sekarang dipertahankan ;D
doakan juga saya segera bisa menyusul * nah loh , hahha :p
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapustinggal dipilih cil yang mengantri di depan mata itu. coba agak2 diterapkan dulu kalimatmu buatku itu ke dirimu sendiri yaa :P
BalasHapushahahhaaaa , ga semudah menasehati oranf ternyata .
BalasHapuslagi ga ada pikiran kesana kayanya ntang . let it flow la , wkwkw