Jumat, 21 Oktober 2011

Takut

Belakangan aku semakin takut, tentang skripsi, tentang kerjaan juga. Apa jangan-jangan dulu aku terlalu nekat untuk ambil kerjaan itu. Apa sebenarnya aku ga mampu, tapi aku ga sadar diri. Apa aku harus mengorbankan salah satu diantara kerja atau kuliah - mengorbankan kerja berarti harus bayar denda 12 juta (gila!), atau mengorbankan kuliah yang berarti aku bisa fokus skripsi mulai bulan juni tahun dpn (lebih gila!!). 
Aku merasa ga bisa membagi waktu. Kerja ga beres, skripsi juga ga beres. Ibarat buah, skripsi aku seperti dipetik dari pohon sebelum waktunya. Belum matang bab 1 dan bab 2 (bahkan bab 2 aku blm bikin), aku udh lanjut bab 3 dan 4. Alhasil aku ga memahami hasil dari olah statistik yang udah jadi itu. Aku sendiri masih bertanya-tanya kenapa ada item direct dan item indirect di kuesioner yg kubuat, dan kenapa item direct malah ga diukur statistik. Dan kenapa aku pilih sampel penelitian yg ini, bukan yg itu. Dan kenapa aku pake teori yang tahun ini, bukan tahun itu. Dan kenapa...dan kenapa...dan kenapaaaaaaaaaaa.......
Di kantor pun sama memusingkannya. Ga bisa fokus, salah terus, dicomplain sana-sini.... Ahhhhhhh, God......
:( :( :(
Kadang bermimpi bisa balik pada bulan itu. Sebelum aku tanda tangan kontrak kerja. Aku kadang berandai-andai, saat itu ga memilih untuk gabung disana.
Aku kadang lupa bahwa ga ada sesuatu yang kebetulan. Tuhan ingin aku ada di sana, untuk sebuah alasan yang baik bagi hidupku. Dia tau aku bisa melewati semua ini. 
Pegang teguh tanganku, Bapa, agar aku tidak lagi takut... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar